Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2025, Dirgakkum Korlantas Tinjau Command Center KM 29

Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2025, Dirgakkum Korlantas Tinjau Command Center KM 29

Cikarang - Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso, meninjau langsung command center di KM 29 Cikarang, Jawa Barat. Slamet mengaku ingin memastikan langsung kesiapan Operasi Ketupat 2025.

"Jadi memang sengaja hari ini saya bersama Kasubditwal dan Kasi PJR melaksanakan pengecekan di Command Center KM 29 ini.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan kita dalam menghadapi Operasi Ketupat yang sebentar lagi akan dimulai," ungkap Brigjen Slamet Santoso dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025).

Foto: Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso, meninjau langsung command center di KM 29 Cikarang, Jawa Barat. (Dok istimewa).

Brigjen Selamet menerangkan Operasi Ketupat 2025 ini akan melibatkan berbagai lembaga. Karena itulah, kata dia, penting untuk melakukan pengawasan maksimal, salah satunya kesiapan command center.

"Di sini, kami memastikan kondisi bangunan, jaringan komunikasi, serta aplikasi yang terintegrasi dengan seluruh stakeholder terkait. Sebanyak 16 aplikasi yang akan bergabung di command center ini nantinya akan memantau kondisi arus lalu lintas, baik yang keluar dari Jakarta maupun menuju Jakarta," ujarnya.

Brigjen Slamet menambahkan masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan ditambahkan dalam aplikasi command center. Dia menegaskan pihaknya akan memastikan semuanya berjalan baik sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dimulai.

"Sehari-hari, command center ini sudah berjalan dengan baik, dan kami dapat memonitor kepadatan arus lalu lintas dari arah Bandung maupun arah Timur menuju Jakarta. Kami pastikan segala sesuatunya siap sebelum Operasi Ketupat dimulai, agar dapat melayani masyarakat dengan sempurna," ujarnya.
Nikita Mirzani Berlenggak-lenggok Bak Model Saat Ditahan

Foto: Nikita Mirzani usai ditahan (Wildan/Mediajakarta)

Jakarta - Polda Metro Jaya menahan artis Nikita Mirzani dan asistennya berinisial IM terkait kasus pemerasan bos skincare sebesar Rp 4 M. Nikita Mirzani dan asistennya tampak santai usai ditahan.

Pantauan detikcom, di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (4/3/2025) Nikita Mirzani dan asistennya terlihat santai saat digiring penyidik ke mobil tahanan. Nikita Mirzani dan asistennya terlihat mengenakan rompi tahanan oranye.

Nikita terlihat berlenggak-lenggok bak seorang model saat digiring penyidik. Baju tahanan berwarna oranye juga dijadikan outer oleh Nikita Mirzani.

Tidak ada sepatah kata pun terucap dari mulut Nikita dan asistennya saat digiring penyidik. Mereka hanya tersenyum santai saat ditanya awak media.

Sebagaimana diketahui, penyidik sebelumnya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nikita dan asistennya pada Kamis (20/2) yang lalu. Namun, Nikita meminta penjadwalan ulang pada Senin (3/3).

Nikita Mirzani dan asistennya berinisial IM baru memenuhi panggilan polisi Selasa (4/3) hari ini. Nikita tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 10.00 WIB pagi tadi dan langsung menjalani pemeriksaan.

Duduk Perkara
Polisi mengungkap kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang menjerat Nikita Mirzani dan asistennya, IM, sebagai tersangka. Dari laporan yang ada, korban berinisial RGP, yang merupakan pengusaha skincare, sudah mentransfer Rp 4 miliar.

"Atas kejadian tersebut, korban merasa telah diperas dan mengalami kerugian sebanyak Rp 4 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (20/2).

Ade Ary mengatakan korban mentransfer uang senilai total Rp 4 miliar pada 14 dan 15 November 2024.

"Karena korban merasa terancam dan takut, maka pada tanggal 14 November 2024, korban melakukan transfer dana sebesar Rp 2 miliar ke sebuah nomor rekening atas nama tertentu atas arahan terlapor," jelasnya.

"Kemudian, pada tanggal 15 November, atas arahan terlapor, korban memberikan uang tunai sebesar Rp 2 miliar," sambungnya.

Uang tersebut diberikan setelah korban diancam oleh Nikita Mirzani. Dalam laporannya, korban menjelaskan kasus bermula saat Nikita Mirzani diduga menjelek-jelekkan nama korban serta produk miliknya melalui siaran langsung di TikTok.

Pada 13 November 2024, korban mencoba menghubungi terlapor melalui asistennya, IM, melalui WhatsApp dengan niat bersilaturahmi. Namun respons yang diterima justru berisi ancaman dan pemerasan sebagai imbalan 'tutup mulut'.

"Kemudian, korban mendapat respons yang disampaikan oleh terlapor. Jadi, respons dari terlapor adalah ancaman akan speak-up ke media sosial bila silaturahmi tersebut tidak menghasilkan uang, dan terlapor meminta sejumlah uang sebesar Rp 5 miliar sebagai 'uang tutup mulut'," jelasnya.

Kronologi versi Nikita Mirzani
Nikita Mirzani membantah tuduhan pemerasan Rp 4 miliar dan mengklaim uang tersebut adalah untuk endorsement.

Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid mengatakan justru Nikita Mirzani yang pertama kali dihubungi oleh RGP melalui asistennya berinisial IM. Dalam percakapan tersebut, RGP disebut meminta Nikita Mirzani untuk me-review produk kosmetiknya.

"Dia yang hubungi salah satu staf dari Nikita yang bernama IM, dan dia minta supaya di-review yang baik-baik, bingung juga apa yang mau di-review yang baik-baik, sepanjang itu tidak ada masalah kenapa dia harus minta seperti itu," ujar Fahmi, saat dihubungi, Kamis (20/2/2025).

Fahmi membenarkan bahwa dalam percakapan itu memang ada pembicaraan soal uang yang nilainya miliaran rupiah. Dia juga menyebut ada negosiasi terkait uang tersebut.

"Dari percakapan antara IM dengan seseorang yang melapor tersebut, ya, itu ada komunikasi masalah uang, jadi gimana caranya dia bisa berikan uang, nah dari percakapan itu terungkap angka Rp 5 M, tapi dinego menjadi Rp 4 M, setelah itu diberikan dengan cara 2 kali, dinego nih teknisnya, uangnya dinego, setelah itu diberikan. Habis itu IM ya itu diingatkan supaya nanti di November yang akan datang berarti November ke November kan satu tahun, supaya mengingatkan dibayar kembali," jelasnya.
Pendaki Gunung Cartensz Lilie Wijayanti Bakal Dimakamkan di San Diego Hills
Suami Lilie, Frigard Harjono, saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (3/3/2025). (ANTARA/Rubby Jovan)

Jakarta - Lilie Wijayati Poegiono (59), salah satu pendaki yang meninggal dunia saat mendaki Cartensz Pyramid atau Puncak Jaya, Papua Tengah, akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang. Dia akan dimakamkan setelah semua keluarga datang ke rumah dukanya.

"Akan disemayamkan ke rumah duka dulu, karena menunggu besok sekeluarga datang. Setelah semua komplet datang, baru hari Rabu lah kita bawa ke pemakaman di San Diego Hills, Karawang," kata suami Lilie, Frigard Harjono, dilansir Antara, Senin (3/3/2025).

Dia mengatakan jenazah Lilie akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, sambil menunggu kedatangan keluarga yang masih dalam perjalanan.

Frigard lalu mengungkapkan istrinya telah lama menekuni hobi mendaki gunung sejak SMA. Dia menyebutkan Lilie telah menaklukkan berbagai gunung di dalam dan luar negeri, termasuk Gunung Everest, Kinabalu, dan Annapurna di Nepal.

"Di Indonesia sudah banyak sekali gunung yang dinaiki. Tinggal gunung tertinggi ini (Puncak Cartenz Pyramid) satu kali ini lagi. Dia bilang minta izin itu. Saya ya oke lah kalau sudah. Semuanya menunjang, mendukung, silakan saja," katanya.

Meskipun ada rasa khawatir, kata dia, pihak keluarga tetap mendukung keinginan Lilie untuk mendaki Puncak Cartensz Pyramid. "Rasa khawatir pasti ada, tapi ya diserahkan kepada Tuhan saja," imbuh Frigard.

Sebelumnya, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menyebut Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono meninggal dunia dalam pendakian Puncak Cartensz Pyramid.

"Benar ada dua pendaki (perempuan) asal Jakarta dan Kota Bandung (sesuai dengan domisili KTP) meninggal dunia karena mengalami hipotermia," kata Billyandha.

Elsa Laksono meninggal dunia saat perjalanan turun dari Puncak Cartenz Pyramid karena indikasi terkena gejala Acute Mountain Sickness (AMS). Korban dievakuasi ke RSUD Mimika pada pukul 06.10 hingga 09.26 WIT.

Lilie Wijayanti Poegiono dinyatakan meninggal dunia terkena gejala AMS saat turun dari Puncak Gunung Cartenz Pyramid pada Sabtu (1/3), sekitar pukul 02.07 WIT, setelah dievakuasi oleh rekan dan pendamping di Teras Dua.

Direncanakan kedua korban itu akan diterbangkan ke Jakarta pada hari Senin (3/3) dengan menggunakan pesawat Lion Air.
Polresta Bogor Kota Ungkap 23 Kasus Narkoba, Terbanyak Modus COD

Polresta Bogor Kota menggelar konferensi pers pengungkapan 23 kasus narkoba selama 30 hari operasi. (Foto: dok. Istime

Kota Bogor - Satresnarkoba Polresta Bogor Kota mengungkap 23 kasus narkoba dan psikotropika selama 30 hari terakhir. Paling banyak modus COD (cash on delivery).

Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo mengatakan, dari 23 kasus tersebut, sebanyak 27 orang ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Alhamdulillah, dalam kurun satu bulan terakhir, kami berhasil mengungkap 23 kasus dan mengamankan 27 orang tersangka," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo, Senin (3/3/2025).

Tersangka hingga barang bukti terkait kasus ini dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolresta Bogor Kota yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polresta Bogor Kota Kompol Dede Hendraran. Sebanyak 23 kasus yang diungkap ini mencakup berbagai jenis obat terlarang, seperti pil Hexymer, Tramadol, dan Trihexyphenydil, yang disebar di berbagai wilayah Kota Bogor.

Barang bukti yang disita di antaranya lebih dari 110 ribu butir obat keras dan 451 butir psikotropika. Pengungkapan ini melibatkan beberapa wilayah di Kota Bogor, dengan konsentrasi peredaran terbanyak di Bogor Utara dan Bogor Timur.

Ancaman pidana bagi para pelaku adalah pidana penjara hingga 12 tahun serta denda yang sangat besar, sesuai dengan UU Kesehatan dan UU Psikotropika yang berlaku.

Modus COD

Kompol Dede mengungkapkan kasus ini terungkap dari laporan masyarakat yang masuk ke nomor aduan Kapolresta Bogor Kota. Sebagian besar modus yang digunakan oleh para pelaku adalah sistem COD alias cash on delivery.

"Sebagian besar adalah modus COD," kata Dede.
Sementara itu, Dede mengungkap, dari 23 kasus itu, tiga kasus yang paling menarik perhatian publik di antaranya adalah penangkapan terhadap tersangka MI (23), yang tertangkap tangan di kontrakan wilayah Bogor Tengah dengan barang bukti lebih dari 65 ribu butir pil Hexymer dan 1.900 butir pil Tramadol.

Selain itu, penangkapan terhadap tersangka A (26) oleh Satlantas Polresta Bogor Kota di Pos Polisi Dewi Sartika, dan penangkapan AZ (28) yang ditemukan menyimpan ribuan butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer.

Polresta Bogor Kota mengimbau kepada masyarakat tetap waspada terhadap peredaran obat keras yang dapat merusak generasi muda dan berpotensi merugikan kesehatan secara keseluruhan.
Lobi-lobi Pengacara ke Hakim Pengadil Ronald Tannur: Pak, Tolong Dibantu Bebas

Tiga Hakim Pemvonis Bebas Ronald Tannur (Anggi/mediajakarta)

Jakarta - Salah satu hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Erintuah Damanik, mengungkap permintaan pengacara Gregorius Ronald Tannur, Lisa Rachmat, soal vonis Ronald Tannur. Erintuah mengatakan Lisa memintanya membantu memutus bebas Ronald.

Hal itu disampaikan Erintuah Damanik saat dihadirkan sebagai saksi kasus suap vonis bebas Ronald Tannur dengan terdakwa mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar, Meirizka Widjaja selaku ibu Tannur, dan Lisa Rachmat selaku pengacara Ronald. Mulanya, jaksa mendalami Erintuah soal kapan sidang perdana kasus Ronald Tannur digelar di PN Surabaya.

"Kemudian untuk persidangan awal dimulai tanggal berapa?" tanya jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (3/3/2025).

Erintuah mengatakan Lisa memintanya agar membantu memutus bebas Ronald sebelum sidang perdana digelar. Dia menuturkan tak ada saksi yang melihat saat Lisa meminta bantuan tersebut.

"Sebelum itu, Lisa mengatakan kepada saya, 'Pak, tolong dibantu ya bebas'. Tidak ada saksi yang melihat ini, dia katakan seperti itu," ujar Erintuah.

Erintuah mengaku saat itu menolak permintaan tersebut dan ingin melihat lebih dulu perkara Ronald Tannur di persidangan. Dia mengatakan Lisa masih membujuknya dengan memberikan uang dalam amplop.

"Saya bilang, 'Oh tidak'. Waktu itu dia tunjukkan amplop besar, 'Isinya apa ini?' saya bilang. Katanya 'Uang'. 'Oh sorry', saya bilang, 'Saya harus melihat perkaranya dulu' saya bilang. Dia bilang 'Ini aman pak', karena dikatakan waktu itu penuntut umum sama penyidik sudah kita amankan. Saya tidak terlalu jauh nanya itu, tapi dia bilang seperti itu. Saya katakan, 'Tunggu, saya harus melihat perkaranya dulu. Saya harus menyidangkan perkara ini dulu'," kata Erintuah.

Dia mengatakan permintaan bantuan agar Ronald divonis bebas itu disampaikan Lisa pada 4 Maret 2024. Dia menyebutkan ucapan itu disampaikan Lisa yang mengaku sudah bertemu mantan Ketua PN Surabaya, Rudi Suparmono.

"Setelah menyampaikan sudah bertemu dengan Saudara Rudi selaku Ketua Pengadilan?" tanya jaksa.

"Iya," jawab Erintuah.

Dalam kasus ini, jaksa mendakwa tiga hakim PN Surabaya menerima suap Rp 1 miliar dan SGD 308 ribu atau setara Rp 3,6 miliar terkait vonis bebas Ronald Tannur atas kematian kekasihnya, Dini Sera Afrianti. Ketiga hakim itu ialah Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul.

"Telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan, hakim yaitu Terdakwa Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul yang memeriksa dan memutus perkara pidana atas nama Gregorius Ronald Tannur, berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Kelas IA Khusus Nomor 454/Pid.B/2024/PN Sby tanggal 05 Maret 2024, yang menerima hadiah atau janji, berupa uang tunai sebesar Rp 1 miliar dan SGD 308 ribu," kata jaksa penuntut umum.

Kasus ini bermula dari jeratan hukum untuk Ronald Tannur atas kematian kekasihnya Dini Sera Afrianti. Ibu Ronald Tannur, Meirizka Widjaja, kemudian berupaya agar anaknya bebas.

Dia pun meminta pengacara bernama Lisa Rahmat mengurus perkara itu. Lisa Rahmat kemudian menemui mantan pejabat MA Zarof Ricar untuk mencarikan hakim PN Surabaya yang dapat menjatuhkan vonis bebas kepada Ronald Tannur.

Singkat cerita, suap diberikan dan Ronald Tannur bebas. Belakangan, terungkap bahwa vonis bebas itu diberikan akibat suap.

Jaksa juga telah mengajukan kasasi atas vonis Ronald Tannur. MA mengabulkan kasasi itu dan Ronald Tannur telah divonis 5 tahun penjara.
Legislator Dukung 4 Anggota KPU Banjarbaru Dipecat: Uang Negara Hilang

Foto: dok. Istimewa

Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menilai keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI memberhentikan empat komisioner KPU Banjarbaru tepat. Ia menilai ada uang negara atau rakyat yang hilang lantaran di wilayah tersebut mesti dilakukan pemungutan suara ulang (PSU).

"Kalau menurut saya tepat, apa yang dilakukan oleh DKPP untuk memberhentikan karena ada uang negara, uang rakyat yang hilang. Itu kan APBD, ya kan," kata Dede Yusuf dihubungi, Minggu (2/2/2025). Dede mengatakan semestinya setiap keputusan yang diambil KPU di daerah mesti dikoordinasikan dengan pusat. Ia menyayangkan Pilkada Banjarbaru yang harus dilakukan PSU.

"Jadi emang kalau kita perhatikan kecermatan penyelenggara itu sangat dibutuhkan. Jadi pada saat mengambil sebuah keputusan apapun juga terutama kayak Banjarbaru yang saya dengar itu kan pembatalan pencalonan, sementara calon cuma dua. Berarti kan ada yang diuntungkan, dengan kayak begitu kan ada yang diuntungkan," katanya.

Ia mengingatkan pemegang kewenangan di daerah harus selalu berkonsultasi dengan pusat. Dede menilai akibat kesalahan tersebut, negara dibebankan lagi dengan anggaran PSU yang nilainya tidak sedikit.

"Nah ini yang tidak dibaca oleh penyelenggara mestinya segera pada saat itu berkonsultasi dengan KPU pusat, nggak langsung semata-mata melakukan sebuah keputusan yang akhirnya berdampak harus cetak ulang, bahkan harus pilkada ulang," ujar Dede.

"Jadi sebetulnya kayak begitu-begitu itu harus sebelum melakukan keputusan berkonsultasi terlebih dahulu dengan KPU pusat. Nah ini, di beberapa daerah kemarin juga hasil keputusan MK ada 24 daerah atau 24 PSU-kan dan ada 2 yang di pilkada ulang," tambahnya.

Ia melihat ada perbedaan interpretasi antara KPU dan Mahkamah Konstitusi (MK). Dede menilai setiap pengambilan keputusan harus dikoordinasikan supaya tak ada kesalahan fatal yang merugikan rakyat.

"Banyak beberapa hal yang salah mempersepsikan aturan-aturan, mungkin bisa juga MK menginterpretasikan berbeda dengan yang interpretasi KPU, tetapi sebelum mengambil keputusan kan mestinya harus bisa melakukan diskusi dulu dengan MK, dengan KPU Pusat," kata politikus Demokrat ini.

"Supaya tidak ada salah misinterpretasi yang berakibat kepada pemilihan ulang, berarti kan anggaran daerah yang telah terefisiensikan sedemikian rupa kan juga harus disiapkan," imbuhnya.

4 Komisioner KPU Banjarbaru Diberhentikan
Dilansir Antara, Sabtu (1/3), sanksi itu dibacakan langsung oleh Ketua DKPP RI Heddy Lugito dalam sidang pembacaan putusan sebanyak tujuh perkara di Ruang Sidang Utama DKPP, Jakarta. Perkara yang teregister dengan nomor 25-PKE-DKPP/2025 itu diadukan oleh mantan calon Wakil Wali Kota Banjarbaru Said Abdullah yang memberikan kuasa kepada Syarifah Hayana, Abdul Hanap, dan Daldiri.

"Mengabulkan permohonan pengadu untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi penghentian tetap kepada teradu," kata Heddy.

Empat komisioner yang diberhentikan tetap adalah Teradu I Dahtiar selaku ketua merangkap anggota KPU Kota Banjarbaru, Teradu II Resty Fatma Sari, Teradu III Normadina, dan Teradu IV Hereyanto masing-masing selaku anggota KPU Kota Banjarbaru. Selain itu, anggota KPU Banjarbaru lainnya, Haris Fadhillah sebagai Teradu V, mendapat peringatan keras.

"Keputusan ini terhitung sejak putusan ini dibacakan. Memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak putusan ini dibacakan dan memerintahkan badan pengawas pemilihan umum untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini," ujarnya.

Diketahui, mulanya Pilkada Banjarbaru diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan nomor urut 1 Erna Lisa Halaby-Wartono melawan pasangan nomor urut 2, Muhammad Aditya Mufti Ariffin dan Said Abdullah.

Pada 31 Oktober 2024, KPU Banjarbaru membatalkan pencalonan pasangan Aditya-Said. Artinya, Aditya-Said didiskualifikasi kurang dari satu bulan sebelum hari pemungutan suara.

Aditya, yang merupakan Wali Kota Banjarbaru petahana, didiskualifikasi berdasarkan surat rekomendasi Bawaslu Kalimantan Selatan yang menyatakan keduanya melakukan pelanggaran administrasi. Aditya-Said didiskualifikasi berawal dari laporan yang diajukan oleh rivalnya, yakni calon wakil wali kota Banjarbaru nomor urut 1, Wartono, ke Bawaslu.

Wartono melaporkan Aditya karena dugaan penyalahgunaan kekuasaan, sebagaimana diatur dalam Pasal 71 ayat (3) Undang-Undang Pilkada. Meski Aditya-Said didiskualifikasi, KPU tetap menggelar Pilkada Banjarbaru dengan 1 paslon tanpa ada kotak kosong di surat suara.

KPU mengatakan hal itu dilakukan karena diskualifikasi dilakukan menjelang hari pemungutan suara sehingga tidak memungkinkan untuk mencetak ulang surat suara. Foto dari Aditya-Said masih ada di kertas suara. Pemilih yang mencoblos foto Aditya-Said dianggap tidak sah.

Hasil perolehan suara, Lisa-Wartono meraih 36.135 suara sah atau 100% suara sah dalam Pilkada Banjarbaru 2024. Sementara total suara tidak sah pada pilkada Banjarbaru mencapai 78.736 dan suara pasangan calon yang didiskualifikasi dinyatakan 0.

Persoalan tersebut kemudian digugat ke Mahkamah Konstitusi. Hasilnya, MK memerintahkan Pilkada Banjarbaru diulang dengan surat suara yang memuat dua kolom, yakni kolom berisi pasangan calon nomor urut 1 Hj Erna Lisa Halaby dan Wartono dan satu kolom kosong yang tidak bergambar.
Polisi Gerebek Karaoke Sediakan Striptis di Jateng, 1 Orang Jadi Tersangka

Pemasangan garis polisi di Mansion Executive Karaoke, Kota Semarang, yang diduga sediakan tari striptis, Jumat (28/2/2025) dini hari. (dok. Istimewa)

Jakarta - Polda Jawa Tengah menggerebek tempat karaoke di Jalan Kiai Saleh, Semarang, yang diduga menyediakan tarian striptis dan prostitusi. Polisi menetapkan satu orang sebagai tersangka.

"Penyidik telah menetapkan satu tersangka berinisial YS alias Mami U, yang berperan dalam mengatur aktivitas tersebut. Saat ini tersangka telah ditahan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Kombes Dwi Subagio, dilansir detikJateng, Minggu (2/3/2025).

Penggerebekan dipimpin langsung oleh Kombes Dwi Subagio pada Kamis (27/2) malam hingga Jumat (28/2) dini hari. Awalnya, polisi mendapat informasi bahwa tempat bernama Mansion KTV & Bar itu menyediakan layanan hiburan penari telanjang.

Dari penggerebekan tersebut, sejumlah orang ditangkap, termasuk 16 orang lady companion (LC) atau pemandu lagu hingga penyedia jasa yang dipanggil 'mami' dan 'papi'. Sejumlah barang bukti juga disita, mulai dokumen hingga perangkat komputer.

"Tempat karaoke ini terbukti menawarkan paket hiburan yang mencakup jasa tarian tanpa busana (striptis) serta layanan asusila lainnya yang dilakukan di tempat maupun di hotel," "jelasnya.

Hingga kini, sebanyak 20 saksi, termasuk karyawan dan pemandu lagu, telah diperiksa. Ke depan, penyidik disebut akan berkoordinasi dengan instansi untuk meninjau aspek perizinan serta kepatuhan hukum tempat hiburan tersebut.
SBY Tanggapi Kekhawatiran Terkait Danantara: Niat Presiden Prabowo Baik

Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Yumna Khan

Jakarta - Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjawab soal kekhawatiran sejumlah pihak soal Danantara. SBY memandang sejak awal, Presiden Prabowo Subianto memiliki niat baik membentuk Danantara.

"Saya mengamati, Danantara yang diluncurkan Presiden Prabowo 24 Februari 2025 lalu mendapatkan tanggapan dari kalangan ekonom, pengamat dan juga politisi. Yang saya tangkap, sejumlah kalangan mengkhawatirkan kalau Danantara ini tidak memberikan manfaat, dan justru sebaliknya bakal menjadi masalah bagi perekonomian Indonesia," kata SBY dalam akun X pribadinya, dilihat Minggu (2/3/2025).

SBY menuturkan, kalangan tersebut menyangsikan transparansi dan akuntabilitas Danantara. Tak hanya itu, kata dia, mereka juga mengkhawatirkan adanya konflik kepentingan dan partisipasi politik yang tak semestinya terjadi.

"Pandangan saya, sebenarnya niat dan tujuan Presiden Prabowo ini baik. Keberadaan Danantara diharapkan bisa memperkuat investasi nasional, utamanya yang bersifat strategis (long-term strategic investment) yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menuju ekonomi Indonesia yang kuat (strong economy)," jelasnya.

Meski begitu, SBY mengatakan kecemasan sebagian kalangan tersebut mesti dilihat dari sudut pandang yang positif. Menurutnya, kekhawatiran itu justru menandakan kepedulian supaya Danantara tak gagal.

"Terhadap suara rakyat seperti itu justru mesti membuat para pengelola Danantara tertantang dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi," ucapnya.

SBY menilai, kunci kesuksesan Danantara harus memiliki good governance, kecakapan para pengelola hingga akuntabilitas dan transparansi. Terakhir, SBY berharap supaya pengelolaan Danantara terbebas dari konflik kepentingan apapun.

"Kuncinya, Danantara harus benar-benar memiliki 'good governance', 'expertise' (kecakapan) para pengelola Danantara, 'economic & business judgement' yang tepat dan pruden, akuntabilitas dan transparansi, kepatuhan pada pranata hukum dan ada progres yang positif dari waktu ke waktu," terangnya.

"Pengelolaan Danantara juga mesti bebas dari konflik kepentingan, 'politics free' dan kemajuannya secara berkala diinformasikan kepada masyarakat," sambungnya.

Diketahui, Badan Pengelola Investasi Danantara dibentuk untuk mengelola modal yang ada di BUMN ke dalam proyek-proyek berkelanjutan dan berdampak tinggi kepada masyarakat. Struktur Danantara terdiri atas Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana.

Badan Pelaksananya dipimpin oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani dan Dewasnya dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Rosan Roeslani pun menjamin Danantara dapat diaudit oleh auditor dan lembaga penegak hukum. Rosan mengatakan tidak ada pihak yang kebal hukum di Indonesia.

"Pertama, yang ingin saya sampaikan, tidak ada kebal hukum di negara ini. Jadi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) bisa, apalagi kalau ada tindakan yang tidak patut atau kriminal, sangat-sangat bisa.
    
BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), ya kan ada program PSO (public service obligation/kewajiban pelayanan publik)," kata Rosan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2).
Prabowo Lanjutkan Program Gas Murah buat 7 Industri, Segini Harganya

Ilustrasi pasokan gas.Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Jakarta - Pemerintah resmi melanjutkan kembali program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk 7 industri yang sebelumnya berakhir tahun lalu. Berbeda dengan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan skema baru dengan total 253 pengguna gas bumi tertentu.
Industri tersebut meliputi pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

Kebijakan HGBT ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 76.K/MG.01/MEM.M/2025 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 91.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Pengguna Gas Bumi Tertentu yang ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada Rabu, 26 Februari 2025.

qMenurut Bahlil ada dua skema yang menentukan besaran HGBT, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, HGBT dibedakan berdasarkan pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar sebesar US$ 7 per MMBTU (million british thermal unit), dan untuk bahan baku sebesar US$ 6,5 per MMBTU," terang Bahlil dikutip dari keterangan tertulis Kementerian ESDM, Sabtu (1/3/2025).

Menurut Bahlil, penetapan HGBT ini memberikan dampak bagi daya saing industri di dalam negeri dari sebelumnya menerima harga gas bumi tertentu pada kisaran US$ 6,75 - 7,75 per MMBTU. Kebijakan HGBT, sambung Bahlil, selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 121 tahun 2020 tentang Penetapan Harga Gas Bumi untuk lebih mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi.

Pada sektor kelistrikan, Bahlil menerangkan kebijakan HGBT bertujuan untuk memastikan pasokan energi dengan harga yang lebih kompetitif. Dengan begitu, tarif listrik bisa tetap stabil bagi masyarakat dan beban subsidi energi bisa berkurang.

Implementasi kebijakan HGBT membantu mengurangi beban subsidi dan kompensasi listrik yang ditanggung Pemerintah. Dari 2020 hingga 2024, penghematan biaya pokok penyediaan (BPP) listrik mencapai triliunan rupiah, dengan puncaknya pada 2022 sebesar Rp 16,06 triliun.

Selain itu, subsidi listrik juga berhasil ditekan, dengan penghematan terbesar sebesar Rp 4,10 triliun di tahun yang sama. Kompensasi listrik juga mengalami penurunan signifikan, mencapai penghematan tertinggi Rp13,09 triliun.

Secara keseluruhan, kebijakan ini tidak hanya meringankan anggaran negara, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya operasional PLN. Bahkan, di PT PLN Batam, dampak penghematan HGBT pada 2023 tercatat mencapai Rp 844,95 miliar.

Manfaat bagi sektor industri telah memberikan total manfaat ekonomi mencapai Rp 247,26 triliun pada 2020-2023. Dampak paling signifikan terlihat pada peningkatan ekspor sebesar Rp 127,84 triliun dan kenaikan penerimaan pajak Rp 23,30 triliun. Investasi juga tumbuh pesat mencapai Rp 91,17 triliun, mencerminkan kepercayaan investor yang semakin kuat.

Selain itu, kebijakan ini membantu efisiensi anggaran dengan mengurangi subsidi pupuk hingga Rp 4,94 triliun. Melalui kebijakan ini, Bahlil berharap sektor industri bisa lebih kompetitif di pasar global, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan membuat harga produk di dalam negeri lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Ketentuan harga baru ini akan meningkatkan efisiensi biaya produksi industri dalam negeri serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," jelas Bahlil.
Puasa Ramadan Lebih dari Sekadar Ibadah, Simak 4 Manfaatnya!

Kurma Season 3 Episode 1. (Foto: Istimewa)

Surabaya - Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1446 Hijriah hari ini, Sabtu (1/3/2025). Umat muslim di Indonesia menjalankan puasa pertama secara bersamaan karena tidak ada perbedaan awal Ramadan baik pemerintah maupun Muhammadiyah.

Pengasuh Madrasah Diniyah Hidayatul Mubtadiin, KH Moh Abdul Mughis mengingatkan, selain memiliki banyak manfaat kesehatan, Allah memberikan banyak manfaat bagi manusia yang menjalankan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh.

"Allah SWT ketika memerintahkan sesuatu kepada hambanya pastilah diberikan manfaat-manfaat yang banyak. Di antaranya adalah ketika Allah memerintahkan kepada kita berpuasa, maka Allah memberikan manfaat, keutamaan, fadilah yang besar di dalamnya," ujar Kiai Mughis kepada detikJatim.

1. Ampunan
Bagi umat Muslim yang menjalankan puasa, kata Mughis, Allah SWT akan memberikan ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan. Ampunan itu bahkan turut didoakan oleh makhluk selain manusia untuk umat Muslim yang menjalankan puasa.

"Sampai-sampai ikan-ikan yang ada di lautan semuanya mendoakan kita, memohonkan ampun atas dosa-dosa kita kepada Allah. Hatta yuftiru, sampai dengan kita berbuka. Dalam redaksi yang lain bahkan malaikat-malaikatnya Allah SWT memohonkan ampun kepada kita atas dosa-dosa kita sampai dengan kita berbuka puasa. MasyaAllah," katanya.

Hal itu, kata Mughis, dikuatkan dengan pernyataan Nabi Muhammad SAW.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Jadi barang siapa berpuasa Ramadan karena iman, keyakinan kepada Allah SWT, maka dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT," demikian kata Mughis mengutip hadis dari Rasulullah SAW.

2. Pahala Berlipat Ganda
Bukan hanya pengampunan dosa, selama Ramadan ini Allah SWT juga melipatgandakan pahala ibadah yang dilakukan setiap Muslim. Sebab itulah banyak umat Muslim berlomba-lomba menambah porsi ibadahnya di bulan yang suci ini.

"Minimal ditambahkan 10 kali dari 10 kali ibadah yang kita lakukan. Sehingga ketika Ramadan banyak orang bersedekah, menambah ibadahnya, menambah baca Al-Qur'annya, menambah salat tarawihnya, sehingga menjadi banyak sekali," ujarnya.

3. Dihindarkan dari Godaan Setan
Manfaat ketiga bila kita menjalankan puasa Ramadan secara bersungguh-sungguh, menurut Kiai Mughis, adalah selamatnya seseorang dari godaan setan. Selama Ramadan ini, Allah membelenggu setan di negara dan menutup pintunya.

"Kita akan diselamatkan oleh Allah SWT dari godaan setan, dibuka pintu surga sehingga ditutup pintu neraka dan juga dibelenggunya setan. Asalkan kita berpuasa sesuai dengan kaidah, maka kita akan selamat dari godaan setan," katanya.

4. Doa yang Dikabulkan
Manfaat terakhir adalah doa orang yang berpuasa dengan bersungguh-sungguh akan senantiasa dikabulkan oleh Allah SWT. Hal itu, kata Kiai Mughis, seperti termuat dalam salah satu surah Al-Quran yang menyebutkan siapa saja orang yang doanya dikabulkan.

"Doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Tafsiran ayat itu yang pertama adalah, doa orang yang dikabulkan oleh Allah SWT adalah jika orang yang berdoa itu pertama adalah pemimpin yang adil, yang kedua orang yang berpuasa, dan yang ketiga orang yang dizalimi," ujarnya.

Kiai Mughis menyatakan, semoga kita semua diberikan nikmat Iman dan Islam serta diberi umur panjang sehingga kita bertemu kembali dengan Bulan Suci Ramadan.

"Semoga Allah mengaruniakan kepada kita kesehatan dan juga rezeki yang berlimpah untuk bisa menikmati Ramadan, dan menjalankan ibadah di bulan Ramadan dengan bahagia," ujarnya.
Puluhan Mahasiswa di Malang Terciduk Kumpul Kebo, Disanksi Wajib Lapor

Penggerebekan kamar kos di Malang, Jawa Timur. (Foto: dok. Istimewa)

Jakarta - Puluhan Satpol PP mendatangi sejumlah tempat kos-kosan di Kota Malang, Jawa timur, untuk melaksanakan Operasi Cipta Kondisi. Puluhan pasangan mahasiswa kumpul kebo terciduk saat operasi tersebut.

Puluhan pasang mahasiswa kumpul kebo diciduk Kamis (27/2/2025) malam. Salah satu kawasan yang menjadi sasaran adalah deretan rumah kos di Jalan Sigura-gura, Kecamatan Lowokwaru.

Berangkat dari informasi masyarakat, operasi yang digelar setiap tahun jelang Ramadan ini masih saja mendapati pasangan kumpul kebo di rumah kos yang ada di sana. Ada 31 orang berpasangan tinggal dalam satu rumah kos. Mereka pun dibawa ke kantor Satpol PP Kota Malang untuk dilakukan pemeriksaan.

"Ada 31 pasangan bukan suami istri diamankan dari rumah kos. Terdiri dari 14 laki-laki dan 17 perempuan. Mayoritas berstatus mahasiswa," kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Malang Mustaqim dilansir detikJatim, Jumat (28/2/2025).

Setelah menjalani pendataan di kantor Satpol PP Kota Malang, sebagian dari mereka yang terjaring razia dikenai sanksi tindak pidana ringan dan wajib lapor setiap waktu yang ditentukan.

"Dari 31 orang itu, 9 dikenakan tipiring, 16 perempuan (mahasiswi) wajib lapor dan 5 perempuan lainnya diserahkan ke dinas sosial karena diketahui open BO," kata Mustaqim.

Sanksi tipiring, kata Mustaqim, banyak dikenakan pada laki-laki yang terjaring razia. Sedangkan para perempuan, yang mayoritas adalah mahasiswi, dikenai wajib lapor.

Kota Malang - Puluhan pasangan mahasiswa yang bukan suami istri alias kumpul kebo terciduk tim gabungan dalam Operasi Cipta Kondisi, Kamis (27/2/2025) malam. Tim gabungan yang dipimpin Satpol PP itu mendatangi sejumlah rumah kos di Kota Malang.

Salah satu kawasan yang menjadi sasaran adalah deretan rumah kos di Jalan Sigura-gura, Kecamatan Lowokwaru. Berangkat dari informasi dari masyarakat, operasi yang digelar setiap tahun jelang Ramadan ini masih saja mendapati pasangan kumpul kebo di rumah kos yang ada di sana.

Rupanya, bukan hanya satu atau dua pasangan. Satpol PP mengamankan 31 orang yang berpasang-pasangan dan tinggal dalam satu kamar kos. Mereka pun dibawa ke kantor Satpol PP Kota Malang untuk dilakukan pemeriksaan.

"Ada 31 pasangan bukan suami istri diamankan dari rumah kos. Terdiri dari 14 laki-laki dan 17 perempuan. Mayoritas berstatus mahasiswa," kata Kabid Trantibum Satpol PP Kota Malang Mustaqim kepada detikJatim, Jumat (28/2).

Setelah menjalani pendataan di kantor Satpol PP Kota Malang, sebagian dari mereka yang terjaring razia dikenakan sanksi tindak pidana ringan dan wajib lapor setiap waktu yang ditentukan.

"Dari 31 orang itu, 9 dikenakan tipiring, 16 perempuan (mahasiswi) wajib lapor dan 5 perempuan lainnya diserahkan ke dinas sosial karena diketahui Open BO," kata Mustaqim.

Sanksi Tipiring, kata Mustaqim, banyak dikenakan kepada laki-laki yang terjaring razia. Sementara para perempuan mayoritas adalah mahasiswi yang dikenakan wajib lapor.

"Yang laki-laki kami kenakan tipiring, perempuan kami minta wajib lapor," tegasnya.

Mustaqim menyatakan razia itu sebenarnya menyasar sejumlah tempat. Tapi karena ada pengaduan dari masyarakat, operasi itu difokuskan di rumah kos yang ada di Jalan Sigura-gura. Operasi di lokasi lain dilanjutkan pada hari berikutnya.