Polisi Periksa Ortu Anggota Geng Tawuran Penyiraman Air Keras ke Briptu Fadel

Foto: Pelaku penyiraman air keras ke polisi (Mulia/mediajakarta)

Jakarta - Polisi mengungkap 4 tersangka penyiraman air keras ke anggota Polsek Ciputat Timur, Briptu Fadel Ramos dan satu rekannya merupakan pelaku tawuran. Mereka tergabung dalam geng tawuran bernama SCBD.

"SCBD ini merupakan singkatan dari Serpong, Ciledug, Bintaro, dan Depok. Akun ini kemudian memposting atau menginformasikan akan terjadinya tawuran dengan salah satu kelompok yang bernama akun Pasundan," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, di Polresta Tangerang Selatan, Sabtu (25/1/2025).

Victor mengatakan 4 tersangka itu yakni MH (19), HR (19), F (19) dan RA (18). Dia mengatakan pihaknya masih mendalami kegiatan yang dilakukan geng SCBD dan geng Pasundan tersebut.

"Dua kelompok ini yaitu kelompok SCBD dan kelompok Pasundan sampai dengan hari ini kami terus melakukan penyidikan bagaimana gerak-gerik, bagaimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh kelompok ini khususnya kelompok SCBD ini rekan-rekan," ujarnya.

Dia mengatakan followers akun geng SCBD lebih dari 5 ribu pengikut. Dia mengatakan mereka diduga kerap melakukan tawuran di Jakarta dan Tangerang.

"Di mana anggota atau followers dari akun SCBD ini sudah sejumlah 5.695 dan isi dari kegiatan-kegiatan dari kelompok SCBD ini cukup meresahkan, di mana mereka terindikasi kuat melakukan beberapa kali melakukan tawuran di daerah Jakarta maupun di daerah Tangerang," ujarnya.

Lebih lanjut, Victor mengatakan pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap orang tua dari anggota geng SCBD. Dia meminta mereka melakukan pembinaan agar anaknya tak terlibat aksi tawuran.

"Kemudian kami juga sudah melakukan upaya untuk melakukan pemeriksaan atau panggilan terhadap orang tua atau keluarga dari anggota yang tergabung dari kelompok SCBD ini, untuk kemudian bila tidak terlibat secara aktif seperti keempat tersangka ini agar dilakukan pembinaan oleh keluarga untuk tidak lagi terlibat dalam tindak pidana atau kegiatan tawuran seperti ini," ujarnya.

Diketahui, Briptu Fadel sendiri disiram air keras pada Kamis (16/1/2025), sekitar pukul 04.30 WIB, di Jalan Cirendeu Raya, perbatasan Ciputat Timur dan Jalan Cabe I Pamulang, Tangerang Selatan. Saat itu, dia bersama sejumlah rekannya sedang melakukan patroli hendak membubarkan gerombolan bermotor yang membawa senjata tajam.

"Awal mula peristiwa, Tim Opsnal melakukan pemantauan atau patroli siber melalui media sosial akan terjadi tawuran di Jalan Cirendeu Raya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary, Jumat (17/1).

Saat itu korban bersama anggota kepolisian yang lain kemudian bergerak dengan menggunakan satu mobil dan dua sepeda motor. Setiba di lokasi, polisi bertemu dengan gerombolan bermotor yang diduga akan tawuran.

"Sekitar 2 menit setelah tiba di TKP (tempat kejadian perkara), Tim Opsnal melihat segerombolan anak-anak menggunakan sepeda motor sekitar 30 unit," ungkapnya.

Gerombolan tersebut berboncengan dengan membawa senjata tajam jenis golok dan celurit. Mereka tengah menuju wilayah Cirendeu, Ciputat.

"Kemudian, Tim Opsnal melakukan penghalauan gerombolan tersebut dengan menggunakan mobil," jelasnya.

Namun, saat sedang menghalau, sepeda motor korban berada di paling depan. Gerombolan tersebut kemudian menyiram korban menggunakan air keras sebanyak dua botol.

"Korban juga sempat dikeroyok, namun korban berhasil kabur dan meninggalkan satu unit sepeda motor warna hitam milik korban dibawa kabur oleh para pelaku," imbuhnya.
Duo Copet Beraksi dalam Angkot di Ciracas, Dibekuk Prajurit TNI

Dua pencopet dalam angkot dikejar warga di Ciracas, Jaktim. Tiga anggota TNI yang melintas di lokasi meringkus dan menyerahkan pelaku ke polisi. (dok IG @puspentni)

Jakarta - Pencurian handphone (HP) dalam mobil angkutan perkotaan (angkot) dipergoki warga di Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim). Warga sekitar lokasi lalu mengejar dua pria pelaku pencopetan HP dalam angkot tersebut.

Peristiwa itu diketahui prajurit TNI dari Satuan Denma Brigif 17/Sakti Budi Bhakti (SBB) yang melintas di lokasi, sekitar lampu merah Keong, Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (23/1) kemarin. Ketiganya lalu menangkap dan mengamankan dua copet dari amukan massa.

Berdasarkan keterangan dari Puspen TNI, Jumat (24/1/2025), awalnya Serda Idris melihat kerumunan warga yang tengah mengejar seorang pria sambil berteriak 'maling' dan 'copet' sekitar pukul 10.00 WIB di sekitar lampu merah Keong.

Serda Idris lalu memarkir motornya dan berusaha menangkap pria tersebut. Namun pelaku melawan dan berhasil melepaskan diri.

"Tak lama kemudian, dua anggota Brigif 17/SBB lainnya, Serda Pudirman Zebua dan Prada Muh Ikhlas, melintas di lokasi dan membantu menenangkan massa yang nyaris main hakim sendiri," demikian keterangan Puspen TNI.

Warga sudah berkerumun dan ingin melampiaskan amarah kepada pelaku yang ditangkap. Kemudian, seorang pencopet lainnya menyerahkan diri dan meminta perlindungan kepada ketiga anggota Kostrad tersebut.

"Di tengah situasi tegang itu, seorang pencopet lain yang juga dikejar warga mendekati Serda Zebua, meminta perlindungan dari amukan massa," ucapnya.

Warga yang emosional semakin banyak memadati lokasi. Kedua pencopet terlihat sudah dibuka bajunya dan duduk terpojok di pinggir pagar besi dengan diamankan ketiga anggota TNI.

Kedua pencopet diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut sekaligus mencegah terjadinya aksi 'main hakim' oleh warga yang emosional.

"Melihat situasi semakin genting, Serda Zebua segera mengamankan pria tersebut. Ketiga anggota TNI tersebut kemudian membawa kedua pelaku ke Polsek Pasar Rebo untuk memastikan keduanya terhindar dari amukan warga yang semakin tak terkendali," katanya.

Seorang saksi mata, Agung, menyatakan apresiasi atas ketangkasan dan ketenangan para prajurit dalam menghadapi situasi tersebut.

"Mereka (tiga anggota TNI) ini cepat sekali gerakannya, langsung segera turun tangan menangkap pencopet dan mengamankan dari amukan massa," ujar Agung.

Saksi lain, Budiyati, berharap agar peristiwa seperti ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan hukum kepada pihak berwenang.

"Tindakan prajurit TNI ini berhasil meredam emosi massa, dan juga menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk menjunjung tinggi hukum dan ketertiban agar tidak main hakim sendiri," kata Budiyati.
Kasus Rumah Mewah Pabrik PCC, BNN Banten Serahkan 10 Tersangka ke Kejari

BNN menyerahkan 10 tersangka kasus produsen pil PCC di Kota Serang. (Bahtiar/mediajakarta)

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti untuk 10 tersangka kasus produsen pil PCC di Kota Serang. Mereka adalah tersangka yang memproduksi 971 ribu butir PCC, yang nilainya Rp 145,6 miliar.

"Jaksa penuntut umum pada Kejari Serang menerima pelimpahan dari BNN, terus juga didampingi sama teman-teman jaksa peneliti dari Kejati Banten. Tersangka yang diserahkan ke kita ada 10 orang," kata Kasi Intel Kejari Serang M Ichsan saat ditemui wartawan, Jumat (24/1/2024).

Kesepuluh tersangka adalah D, AD, BN, RY, BY dan FS, AC, JF, HZ, dan LF, yang ditangkap BNN RI pada Oktober 2024 di sebuah rumah mewah di Kecamatan Taktakan. Para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 114, 112, dan 131 Undang-Undang Narkotika.

"Setelah tahap dua, nanti jaksa penuntut umum akan melengkapi surat dakwaan segera, nanti setelah lengkap, dirasa sudah lengkap, tidak ada yang dibutuhkan lagi, akan segera dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Serang," tambahnya.

Dari kesepuluh orang itu, ada dua yang merupakan narapidana di lapas. Setelah penyerahan ini, mereka akan ditahan di Rutan Serang untuk segera disidangkan.

"Ditahan, jaksa penuntut umum nanti yang akan memberikan nota dinas kepada Kajari nanti akan ditahan ke mana. Yang jelas dilakukan penahanan terhadap 10 tersangka itu," ujar Ichsan.

Sebagaimana diketahui, pengungkapan rumah mewah produksi pil PCC mengamankan 10 orang tersangka. Pengungkapan ini dilakukan baik di Kota Serang dan Jakarta.

"Pada Jumat (27/9), BNN melakukan penyelidikan dengan melakukan pemantauan terhadap paket berupa 16 karung yang dikirim melalui jasa ekspedisi. Dari hasil pemeriksaan, diketahui karung tersebut berisi 960 ribu butir pil putih yang setelah dilakukan uji True Narc, pil tersebut mengandung narkotika jenis PCC," kata Direktur Psikotropika dan Prekursor BNN RI Aldrin MP Hutabarat pada Rabu, 2 Oktober 2024.

Tim BNN kemudian mengamankan DD, yang mengirimkan pil PCC di rumah di Taktakan ini. Di rumah ini juga ditemukan barang bukti berupa hasil produksi pil PCC 11 ribu butir dan termasuk dalam bentuk serbuk seberat 2.800 gram.

BNN kemudian melakukan pengembangan ke tersangka lain, yaitu AD. Ia rupanya pengawas produksi, BN sebagai pemasok bahan, dan RY sebagai koordinator keuangan.

"Kemudian dua narapidana masing-masing BY sebagai pengendali dan FS sebagai buyer," katanya.

Tidak berhenti di Kota Serang, BNN kemudian melakukan operasi penangkapan ke Ciracas, Jakarta Timur, dan Lembang, Jawa Barat. Tim kemudian mengamankan AC sebagai pengemas barang jadi, JF sebagai koki atau peracik obat, HZ sebagai pemasok bahan, dan LF sebagai pemasok dan pengemas.

BNN menyerahkan 10 tersangka kasus produsen pil PCC di Kota Serang (Bahtiar/mediajakarta)

Lalu, pada Senin (30/9) dikembangkan ke tersangka HZ di kediamannya di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Di sana BNN menemukan dua mesin cetak tablet otomatis dan bubuk parasetamol.

"Selain menangkap 10 orang tersangka dan barang bukti narkotika berupa 971 ribu butir PCC, BNN juga mengamankan alat dan bahan yang digunakan para tersangka untuk memproduksi PCC," ungkapnya.

Polisi Tangkap Broadcaster hingga Pemilik Website Judol di Cilincing

Foto: Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady memimpin konferensi pers pengungkapan kasus judi online hingga begal. (ANTARA/Mario Sofia Nasution)

Jakarta - Polres Metro Jakarta Utara mengungkap kasus tindak pidana judi daring atau judi online (judol). Ada sebanyak empat pelaku ditangkap polisi.

"Kami menangkap empat pelaku dari pengungkapan kasus ini," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady dilansir Antara, Jumat (24/1/2025).

Ia mengatakan keempat pelaku ditangkap petugas Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis (16/1). Saat ini mereka masih diperiksa intensif penyidik untuk diproses hukum lebih lanjut.

Para pelaku berperan sebagai pemilik situs laman (website) judi online dan "broadcaster" judi online. Mereka ditangkap di Jalan Cilincing Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Petugas menyita enam unit telepon seluler (handphone/HP), tiga KTP, dua kartu ATM, serta lima buah "mobile banking" serta tangkapan layar promosi judi dan situs judi online.

Keempat pelaku dijerat Pasal 27 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 303 KUHP tentang perjudian.

16 Pencuri dan Begal Diringkus

Sebanyak 16 pelaku pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan atau begal juga ditangkap jajaran Polres Metro Jakarta Utara. Polisi menyita barang bukti berupa linggis, palu, kunci inggris, kunci shock, 6 buah kunci pas, HP, dan lainnya.

"Total ada enam kasus pencurian dengan pemberatan dan empat kasus pencurian dengan kekerasan atau biasa disebut begal," kata Faudy.

Kasus pencurian dengan pemberatan terjadi di Pantai Indah Barat Penjaringan, Jalan Swasembada Tanjung Priok dan Jalan Raya Cilincing Lagoa Koja. Kemudian di Jalan Swasembada Barat Tanjung Priok, Jalan Kampung Bahari Tanjung Priok dan Jalan Teluk Gong Pejagalan Penjaringan.
13 Pelaku Curanmor Ditangkap

Polres Metro Jakarta Utara menangkap 13 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah tersebut.
"Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Utara melakukan pengungkapan 8 kasus pencurian sepeda motor dengan 13 pelaku yang sudah ditangkap sepanjang Januari 2025," kata Fuady.

Ia mengatakan, kasus pencurian ini terjadi di Jalan Pluit Penjaringan, Jalan Pelepah Raya Kelapa Gading, Graha SKG Kelapa Gading dan Kali Baru Cilincing. Kemudian Asrama Airud Cilincing, Jalan Walang Baru Koja dan Jalan Hidup Baru Kecamatan Koja.

Petugas menemukan sejumlah barang bukti dari hasil pengungkapan ini mulai dari lima unit sepeda motor, satu tas, satu BPKB, empat kunci motor, satu kunci leter T, 6 buah pelat nomor kendaraan, satu kotak gotri, flash disk, dan satu pucuk senjata air softgun.

Dia juga berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah Jakut.
Prabowo Bakal ke Malaysia Usai dari India, Temui Anwar Ibrahim Lagi

Prabowo dan Anwar Ibrahim (Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta - Prabowo Subianto dijadwalkan akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim kembali. Prabowo akan bertolak ke Malaysia setelah bertandang ke India.

"Dari India saya akan bertolak ke Malaysia untuk melakukan kunjungan kenegaraan juga memenuhi undangan Sri Paduka Baginda yang dipertuan Agung Sultan Ibrahim dan juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Malaysia," ujar Prabowo dalam keterangan pers di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Kamis (23/1/2025).

Prabowo menyebutkan Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan etnis hingga budaya yang hampir sama. Dia mengatakan kerja sama dengan negara-negara ASEAN tentu menjadi prioritas.

"Demikian juga Malaysia tetangga dekat kita, bangsa yang serumpun, memiliki latar belakang budaya, latar belakang etnis, latar belakang sejarah yang sama, banyak persamaan dan kita semakin bekerja sama sebagai negara-negara pendiri ASEAN," ujarnya.

"Bersama Singapura, sama Thailand, Filipina, bersama Brunei kita bersama-sama yang merupakan penggerak ASEAN, tentunya sekarang ASEAN sudah berkembang dan peran Indonesia-Malaysia saya kira dalam menjalankan kerja sama ASEAN dan kerja sama strategis lainnya sangat penting," tambahnya.

Sebelumnya, dalam keterangan resmi Biro Pers Istana, Prabowo dan Anwar bertemu pada Kamis (9/1). Anwar terlihat menyambut Prabowo, yang baru turun dari mobil, di depan Rumah Tangsi, Kuala Lumpur.

Prabowo terlihat mengenakan kemeja batik motif parang berwarna cokelat, sedangkan Anwar mengenakan kemeja warna biru.

Prabowo dan Anwar kemudian berjalan bersama ke bagian dalam Rumah Tangsi. Mereka sempat melihat salah satu landmark Malaysia, yaitu Menara Petronas.

Prabowo dan Anwar juga melihat-lihat sejumlah karya seni dari seniman Malaysia yang menggambarkan hubungan kebudayaan dan sejarah Malaysia di dalam Rumah Tangsi. Karya seni ini tergabung dalam sebuah eksibisi mini yang bertema 'Merentasi Samudera: Ikatan Sejati, Alunan Warisan'
Bamsoet Sebut Penjualan Langsung Jadi Pilar Penting Ekonomi RI

Foto: dok. MPR RI

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Dewan Penasehat Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menuturkan sektor penjualan langsung (direct selling) di Indonesia menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional, terutama dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen.

Sektor ini memungkinkan masyarakat untuk menjalankan bisnis secara mandiri tanpa memerlukan modal yang besar, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan olehnya usai menerima Pengurus baru APLI di Jakarta, hari ini. Pengurus baru APLI hadir antara lain Dewan Pembina Afianto Tjia, Ketua Umum Andam Dewi, Sekjen Ina Rachman, Ketua 1 Petrus Irianto Herwono dan Ketua 2 Angga Pambudi Adji.

"Hasil survei Federasi Dunia Asosiasi Penjualan Langsung atau WFDSA (World Federation Direct Selling Association) tahun 2023 mencatat besarnya income dari industri penjualan langsung di dunia mencapai sekitar 186 miliar dollar Amerika atau sekitar Rp 2.800 triliun.

Sementara, berdasarkan data Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI), industri direct selling Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata sekitar 15% setiap tahunnya," kata Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (23/1/25).

Bamsoet menjelaskan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi inklusif, sejalan dengan karakteristik sektor penjualan langsung.

Selain menciptakan lapangan kerja, penjualan langsung juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui model bisnis ini, masyarakat dapat dengan mudah terlibat dalam kegiatan ekonomi, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

"Sektor penjualan langsung tidak hanya sekedar jual beli produk, tetapi juga tentang pengembangan keterampilan soft skill. Tenaga penjual dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, pemasaran, dan manajemen waktu.

Pelatihan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan penjualan langsung juga membantu tenaga penjual untuk mengelola keuangan pribadi mereka dengan lebih baik," ungkap Bamsoet.

Dia mengingatkan, di era digital seperti sekarang, sektor penjualan langsung harus bertransformasi dengan mengadopsi teknologi informasi dan komunikasi. E-commerce dan platform media sosial menjadi saluran penting untuk memasarkan produk.

Hal tersebut sejalan dengan visi pemerintah untuk mendorong digitalisasi sebagai bagian dari transformasi ekonomi nasional.

"Namun, sektor penjualan langsung di Indonesia juga menghadapi tantangan. Praktik bisnis yang tidak etis dan keberadaan perusahaan ilegal dapat merusak reputasi sektor ini. Karena itu, regulasi yang jelas dan efektif sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan sektor penjualan langsung.

Pemerintah dan asosiasi penjualan langsung perlu bekerja sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perbedaan antara perusahaan yang sah dan ilegal," tutup Bamsoet.
Awal Mula Sindikat Deepfake Catut Prabowo Dibongkar Bareskrim Polri

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Adji. (Foto: Kurniawan Fadilah/mediajakarta)

Jakarta - Bareskrim Polri membongkar sindikat penipuan video atau deepfake yang mencatut Presiden Prabowo, Wapres Gibran hingga Menkeu Sri Mulyani. Polri mengungkap kasus ini terbongkar setelah dilakukan patroli siber.

Himawan mengatakan dari hasil patroli siber ini, pihaknya menemukan adanya video janggal yang memperlihatkan sosok Presiden Prabowo. Pihaknya kemudian langsung melakukan pengecekan.

"Sehingga menemukan hal-hal yang janggal, menemukan hal-hal yang kira-kira bisa membuat gaduh. Kemudian, hal-hal juga yang bisa membuat distrust atau mendegradasi kewibawaan pemerintah," ucapnya.

Polisi kemudian melakukan profiling terhadap akun-akun yang dicurigai. Hingga akhirnya seorang pelaku berhasil diamankan dan video-video tersebut berhasil dihentikan penyebarannya.

"Oleh sebab itu, maka kami profiling untuk menentukan siapa pelakunya dan ini kita lakukan penangkapan untuk tidak menjadi berkelanjutan," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi menangkap tersangka berinisial AMA (29) pada 16 Januari 2025. Pelaku menyebarkan konten deepfake para pejabat negara dan figur publik.

Tersangka telah melakukan kejahatannya sejak 2020. Tersangka melakukan kejahatannya tidak sendiri, melainkan dibantu dengan sindikat yang kini sedang diburu, berinisial FA.

"Dari hasil analisa eror level analisis terdapat penggabungan frame berupa tulisan dan gambar yang dijadikan satu dalam satu video yang menandakan adanya proses editing dan dapat disimpulkan momen pada frame di file video tersebut adalah bersifat tidak wajar yang saling tidak berkesesuaian," ujarnya.
Eks Kapolsek Tanjung Priok Didemosi 8 Tahun Buntut Kasus Pemerasan DWP

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi Adrimulan Chaniago (dok Divhumas Polri)

Jakarta - Divisi Propam Polri masih menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terkait kasus pemerasan terhadap warga negara asing (WNA) penonton Djakarta Warehouse Project (DWP). Empat polisi disanksi etik demosi empat hingga delapan tahun.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan sidang etik keempatnya digelar di ruang sidang Bidpropam Polda Metro Jaya (PMJ) gedung promoter Lantai 1 Polda Metro Jaya.

Keempat anggota yang disidang etik yaitu :

1. Eks Kanit 3 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol David Richardo Hutasoit
2. Eks Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Rolando Victor Asi Hutajulu
3. Eks Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Dimas Aditya
4. Eks Kanit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Palti Raja Sinaga.

Sebelum disidang etik, diketahui mereka telah dimutasi ke Pamen Yanma Polda Metro Jaya dalam rangka riksa. Erdi menyebut terhadap David, Rolando, dan Dimas didemosi 8 tahun. Sedangkan, Palti didemosi empat tahun.

"Mutasi bersifat demosi selama delapan tahun, selanjutnya tidak ditempatkan di fungsi penegakan hukum/reserse," kata Erdi dalam keterangannya, Rabu (22/1/2025).

Terhadap kempat polisi juga dikenakan sanksi etika yaitu perilaku pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Mereka diwajibkan meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan secara tertulis kepada Pimpinan Polri.

Keempat polisi dipersangkakan Pasal 13 ayat (1) PPRI Nomor 1 Tahun 2003 dan/atau pasal 5 ayat (1) huruf b dan/atau pasal 10 ayat (1) huruf d dan/atau pasal 12 huruf d Perpol Nomor 7 Tahun 2022. Mereka menyatakan banding atas putusan tersebut.

Sebagai informasi, kasus pemerasan itu terjadi saat konser DWP di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 13-15 Desember 2024. Polisi menyebut jumlah uang yang diperas dari korban mencapai Rp 2,5 miliar.

Kapolri Jamin Sanksi Tegas Anggota di Kasus DWP

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo buka suara tentang kasus anggota Polri yang terlibat pemerasan terhadap penonton Djakarta Warehouse Project (DWP). Jenderal Sigit memastikan bakal menindak tegas anggota yang terlibat.

"Saya kira itu menjadi bagian komitmen kita dan rekan-rekan sudah lihat bahwa terkait internal ke dalam sendiri kita selalu menerapkan reward and punishment," ujar Jenderal Sigit di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (81/2025).

Jenderal Sigit menjelaskan kebijakan reward and punishment selalu diterapkan dalam menilai kinerja tiap anggota Polri. Dia menjamin tidak akan tebang pilih dalam memberikan sanksi kepada anggota yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama institusi.

"Terhadap pelanggaran-pelanggaran, saya kira kita juga tidak pernah ragu-ragu untuk melakukan tindakan tegas dan itu menjadi komitmen kami walaupun dengan berbagai macam pandangan," jelasnya.

Kapolri mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengurangi pelanggaran yang dilakukan anggota Polri. Pemberian sanksi tegas kepada anggota yang melanggar, sambung Jenderal Sigit, merupakan komitmen Polri dalam berbenah diri.

"Itu adalah komitmen kita untuk terus melakukan bersih-bersih terkait dengan peristiwa-peristiwa ataupun pelanggaran yang ada. Sehingga kita harapkan Polri semakin baik," katanya.
Mobil Terjepit di Pembatas Tol Cipularang Dipicu Truk meledak Ban

Mobil Avanza terjepit di antara truk dan pembatas jalan di Km 80 Tol Cipularang. (Foto: Istimewa/dok Jasa Marga)

Jakarta - Mobil Toyota Avanza terjepit di antara truk dengan pembatas jalan di Km 80 Tol Cipularang. tabrakan tersebut dipicu truk yang mengalami pecah ban.

"Truck Fuso pecah ban kanan belakang kemudian oleng ke kanan menabrak kendaraan Avanza. Sehingga kendaraan Avanza naik ke median jalan," kata Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Joko Prihantono, dilansir detikJabar, Rabu (22/1/2025).

tabrakan terjadi di KM 80 Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), pagi tadi. tabrakan yang melibatkan truk fuso bernomor polisi Z-9109-KA dan Avanza D-1013-VDC itu terjadi di ruas jalan dari arah Jakarta menuju Bandung.

Truk fuso yang dikemudikan Riyan Solihin sedang melaju di lajur satu. Truk itu lalu mengalami pecah ban di sebelah kanan bagian belakang, kemudian oleng dan melaju ke lajur dua di KM 80 Tol Cipularang hingga menabrak Avanza.

Joko memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan dilaporkan hanya mengalami luka-luka. Mereka lalu dievakuasi ke RS Abdul Rodjak Purwakarta.

"Tidak ada korban jiwa, semua selamat," ungkapnya

Kendaraan Dievakuasi

Senior Manager Representative Office 3 JMT, Agni Mayvinna, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas JMT dan kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas.

"Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dan selanjutnya diserahkan ke Pihak Kepolisian untuk proses lebih lanjut," kata Agni dalam keterangan tertulisnya.

Sekitar pukul 09.55 WIB, seluruh lajur telah terbuka dan dapat dilintasi normal kembali oleh pengguna jalan.

Purwakarta - tabrakan lalu lintas terjadi di KM 80 Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat (Jabar). Sebuah minibus terseret truk fuso yang mengalami pecah ban hingga ke median atau pembatas jalan.

Informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi pada Rabu (22/1/2025) pagi. Truk fuso bernomor polisi Z 9109 KA dan minibus jenis Avanza D 1013 VDC itu dilaporkan sedang melaju dari arah Jakarta menuju Bandung.

Sebelum kejadian, truk fuso yang dikemudikan Riyan Solihin sedang melaju di lajur satu. Truk itu lalu mengalami pecah ban di sebelah kanan bagian belakang, kemudian oleng dan melaju ke lajur dua di KM 80 Tol Cipularang.

Di saat itu, ada minibus Avanza yang dikemudian Irvan Adam. Minibus tersebut tak bisa menghindar dan langsung terseret truk fuso yang oleng akibat mengalami pecah ban. Minibus itu pun lalu ringsek dengan posisi terjepit dan miring karena roda kanan di atas antara truk fuso dan median jalan.

"Truck Fuso pecah ban kanan belakang kemudian oleng ke kanan menabrak kendaraan Avanza. Sehingga kendaraan Avanza naik ke median jalan," kata Kepala Induk PJR Tol Cipularang Kompol Joko Prihantono.

Meski demikian, Joko memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang dalam kondisi selamat dan dilaporkan hanya mengalami luka-luka. Mereka lalu dievakuasi ke RS Abdul Rodjak Purwakarta.

"Tidak ada korban jiwa, semua selamat," ungkapnya.

Petugas juga sudah mendata dan melakukan olah TKP di tempat kejadian. Sedangkan, kendaraan yang terlibat tabrakan kemudian dibawa ke pool deret di wilayah Jatiluhur, Purwakarta.
Prabowo Targetkan Akhir 2025 Semua Anak RI Dapat Makanan Bergizi

Foto: Pidato pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden (Eva Safitri/mediajakarta)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap capaian program makan bergizi gratis yang telah berjalan sejak 6 Januari lalu. Prabowo menargetkan pada akhir 2025 semua anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam pidato pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Rabu (22/1/2025). Prabowo mulanya membeberkan soal capaian awal program ini di bulan ini.

"Program makan bergizi kita berjalan, alhamdulillah kita telah luncurkan tanggal 6 Januari lalu. Sampai sekarang berhasil melayani 650.000 anak-anak kita di 31 provinsi," kata Prabowo.

Prabowo menyebut kelancaran program ini tak terlepas dari kerja keras semua pihak. Dia menyebut peran para menteri hingga TNI-Polri.

"Ini berkat kerja keras banyak pihak. Kepala Badan Gizi, jajarannya. Mendagri, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Bappenas, Menteri Desa, Menteri BUMN, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri. Para Kepala Sekolah, para Gubernur-Bupati. Tentunya Menteri Keuangan," tutur Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menarget ada 3 juta anak yang mendapatkan makan bergizi hingga bulan April. Kemudian sampai bulan Agustus ditargetkan mencapai 6 juta anak.

"Dan untuk Januari sampai April 2025, program ini sasarannya adalah 3 juta anak. Bulan April sampai Agustus 2025, akan menuju 6 juta anak," jelasnya.

Kemudian, Prabowo berharap di bulan September sudah ada 15 juta anak yang mendapat makanan bergizi. Dengan demikian, dia menargetkan pada akhir 2025, seluruh anak Indonesia bisa mendapatkan makanan bergizi.

"September kita harapkan, 15 juta anak dan akhir 2025 target kita adalah semua anak-anak Indonesia bisa dapat makanan bergizi," tegasnya.
Eks Caleg PKS Kurir 73 Kg Sabu Divonis Mati, Bandar Masih Buron

Sofyan (pakai baju tahanan warna oranye)-(Foto: Taufiq Syarifudin/mediajakarta)

Lampung Selatan - Majelis hakim Pengadilan Negeri Kalianda menjatuhkan hukuman mati kepada mantan calon anggota legislatif dari PKS bernama Sofyan karena kasus 73 Kg sabu. Bandar narkoba yang menyediakan sabu untuk Sofyan masih buron.

Sofyan diadili di Pengadilan Negeri Kalianda, Lampung, sejak September 2024 dengan nomor perkara 224/Pid.Sus/2024/PN Kla. Sofyan merupakan caleg di DPRK Aceh Tamiang.

Dalam pertimbangan hakim, Sofyan disebut memiliki utang Rp 200 juta karena maju sebagai caleg. Dia disebut meminta pekerjaan dari Asnawi yang merupakan bandar narkoba untuk melunasi utangnya itu.

"Berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan diketahui jika pada sekitar bulan Februari 2024, terdakwa menghubungi Asnawi dengan tujuan untuk meminta pekerjaan kepada Asnawi dikarenakan terdakwa sedang banyak utang saat pencalonan legislatif, di mana utang Terdakwa kurang lebih sebesar Rp 200 juta,

selanjutnya pada tanggal 28 Februari 2024, Asnawi (DPO) kembali menghubungi terdakwa menawarkan pekerjaan untuk mengantarkan narkotika jenis sabu ke Jakarta dengan dijanjikan upah yang 
cukup besar, di mana kemudian terdakwa menyetujuinya," ujar hakim dalam pertimbangannya.

Asnawi sendiri disebut sebagai kakak kelas Sofyan semasa SMA. Singkat cerita, Asnawi menghubungi Sofyan datang ke Desa Raja Tuha untuk mengambil sabu ke orang suruhannya.

Ada empat boks sabu yang diserahkan ke Sofyan oleh orang suruhan Asnawi. Setelah itu, Sofyan mencari mobil untuk mengantarkan sabu itu lewat jalur darat ke Jakarta.

Pada 6 Maret, Asnawi kembali menghubungi Sofyan dan menyuruhnya datang ke Manyak Payed untuk mengambil uang dari orang suruhannya. Sofyan disebut menerima uang cash Rp 280 juta dalam plastik hitam dari orang suruhan Asnawi.

Sofyan dan rekannya kemudian melakukan perjalanan menuju Jakarta untuk membawa 70 bungkus sabu seberat 73,644 Kg. Asnawi sempat melakukan video call dengan Sofyan untuk memastikan posisi mereka selama perjalanan menuju Jakarta.

"Menimbang, bahwa dalam perjalanan tersebut Asnawi (DPO) sempat beberapa kali menghubungi Terdakwa melalui video call untuk menanyakan posisi dan mengarahkan selama dalam perjalanan menuju Jakarta," demikian ujar hakim.